Aktivitas deployment pada software engineering meliputi tiga aksi yaitu: delivery(bagian penyampaian), support(pendukung), dan feedback(respon). Karena proses pemodelan software modern terus berkembang secara alami, maka proses deployment terjadi tidak hanya sekali, tapi beberapa kali mengikuti perkembangan penyelesaian software tersebut. Maka dari itu tercipta siklus-siklus yang terjadi pada aktifitas deployment. Siklus-siklus tersebut adalah :
Siklus delivery menyediakan pengguna perkembangan operasional software beserta fungsi dan fitur – fitur yang dapat digunakan.
2. Siklus support
Tahap ini menyediakan dokumentasi dan campur tangan manusia terhadap semua fungsi dan fitur yang dikenalkan pada proses deployment secara teratur sesuai perkembangan.
Tahap ini menyediakan tim perancang software dengan petunjuk – petunjuk penting yang mengarah pada modifikasi fungsi, fitur, dan lanngkah yang akan diambil untuk perkembangan selanjutnya.

4 komentar:
Kelompok : 5
Faridzi Febrian
Dari kata deployment aja sebenernya udah hampir mirip kaya development, pengen nanya :
Sebenernya sama gk sih deployment sama development pada software build ?
Kalo tahapan deployment ini dilewat pas saat software build, kira2 worst case nya bakal kaya gimana ?
Kesalahan – kesalahan yang ada di software harus diperbaiki lebih dulu sebelum penyebaran.
point tersebut bukanya tidak harus, karena dengan disebar terlebih dahulu akan lebih mudah mengetahui dimana letak kesalahan, dibanding kita mencarinya sendiri??
Andreas Wenra Alfa S
091524002
pertama, kata deployment dan kata development memang terlihat mirip. akan tetapi memiliki arti yang berbeda..
- development : pengembangan
- deployment : penyebaran
pada bidang software engeneering istilah ini berbeda, dimana development berarti membangun/mengembangkan sebuah software, sedangkan deployment berati kegiatan2 yang dilakukan dimulai dari software tersebut jadi yang meliputi penyebaran, supporting software, hingga pengumpulan feedback dari user.
jika tahapan ini dilewat saat software build, maka akan berakibat software tidak sampai ditangan pengguna, selain itu tidak akan adanya feedback dari user yang akan ditangani.
terimakasih
Huda Waskito
kedua, memang benar dengan disebar akan lebih mudah mengetahui dimana letak kesalahan pada sebuah software. akan tetapi hal ini sangat tidak dianjurkan.
mengapa? karna dengan kesalahan2 tersebut maka akan membuat image software tersebut di mata user akan terlihat sangat buruk.
maka dari itu dibentuk tim yang khusus (tim tester) untuk mencoba software tersebut dan mencari sebanyak mungkin kesalahan (bug) yang ada pada software tersebut sebelum software tersebut disebar ke user.
Terima Kasih.
Huda Waskito
Posting Komentar